Kos-Kosan, Masa Gini?


Ketika bekerja paruh waktu sebagai petugas Sensus Ekonomi 2016, kebetulan saya mendapatkan daerah Gedung Meneng. Tepatnya gang Kopi dan gang lada, daerah yang notabenenya padat akan kos-kosan dari ujung hingga pangkal. Sebab memang letaknya persis di depan Universitas Lampung juga beberapa perguruan tinggi lain di sepanjang jalan ZA Pagar Alam.


Segala jenis kos-kosan ada. Mulai dari kos-kosan yang menyatu dengan rumah pemiliknya sampai yang berupa bedeng (kamar bersekat-sekat). Mulai kos-kosan ala kadarnya sampai koskosan borju yang lengkap fasilitasnya. Mulai dari kos-kosan gedung lawas hingga gedung baru. Kos kosan putri, putra atau bencong campur pun ada. Bahkan kos-kosan mesum dan esek-esek pun ada. Tinggal aja nunggu digrebek pak RT dan warga sekitar :D  

Dari kegiatan pencacahan yang saya lakukan selama kurang lebih satu bulan itu, saya melihat sebuah fakta yang teramat miris dan pedih. Sebab melihatnya bersamaan dengan mantan yang lewat dengan gebetan barunya yang ternyata lebih cantik dari saya. Baiklah, berikut sebagain kecil fakta yang saya rangkum berdasarkan keadaan di lapangan, juga berdasarkan curahan hati pelaku usaha (para ibu kos):

1.        Belakangan, kos-kosan yang paling populer adalah kos-kosan ala borjuis, dengan fasilitas kamar mandi shower, AC, TV, Spingbed, Lemari, Meja belajar, dinding full wallpaper by request, satpam dan lain sebagainya. Dengan pemilik kos-kosan adalah para pengusaha dari daerah luar Lampung (misal:Jakarta dan Bandung). Sebagai pengusaha, tentu mereka memiliki cukup modal untuk membangun kos-kosan wah. Ada rupa, pasti ada harga. Tentu kos-kosan model ini dibandrol harga yang tak kalah fantasits dengan fasilitas penunjangnya.

2.        Beerkebalikan dari fakta di atas, adalah pemilik kos-kosan yang biasa saja. Seadanya, cenderung natural. Mereka adalah penduduk sekitar yang dengan modal minim dan tanah kafling warisan orang tua, turut meramaikan ranah perkos-kosan untuk penghasilan tambahan. Tak jarang juga para orang tua yang anak-anaknya sudah berumah tangga. Dengan pertimbangan daripada kamar rumahnya kosong, lebih baik dikontrakan saja. Tentu kos-kosan seperti ini lebih tidak populer karena minimnya fasilitas yang ditawarkan empunya. Padahal jika ditelisik, harganya lebih terjangkau kalangan menengah kebawah lho. Karena terrtutup wahnya kos-kosan borju, mereka jadi tersisihkan. Bak bumi dan langit yang maksa disandingkan.

Lalu pertanyaannya,

Apakah semua (calon) anak kos membutuhkan kos-kosan dengan fasilitas superlengkap, yang berharga tidak murah itu?

Bagaimana dengan anak daerah yang berasal dari golongan mengah ke bawah? Haruskah orang tua mereka merogoh kocek sedalam-dalamnya hanya demi hunian sementara. Selama anaknya menempuh pendidikan. Mengutip dari nasihat Ayah, bahwa “Sebagai anak kos yang bijak haruslah belajar hidup prihatin, belajar menghemat sekecil apapun uang bulanan dari orang tua, dan ingatah orang tua susah-payah bating-tulang mengais rejeki di rumah. Bukankan rata-rata orang sukses pernah mengalami masa-masa susah?”

Atmosferpun mendadak sendu.

Saya rasa serumah.com lah solusi yang tepat untuk mereka. Serumah.com adalah sebuah platform yang bisa memfasilitasi kita untuk mencari roommate dan kamar sewa. Seperti halnya pada facebook, Kaskus atau OLX yang terdapat informasi seputar pencarian tempat tinggal sewa, namun ketiganya belum terkhusus untuk pencarian seputar sewa-menyewa.

Halaman utama website serumah.com

Hari gini siapa sih yang masih merem teknologi? Bahkan pekerja kasar seperti kuli bangunan yang merenovasi kos-kosan tempat saya tinggal, di sela-sela istirahat siang saya perhatikan mereka menyempatkan diri untuk war game COC. Supersekali! Apalagi kita yang notabenenya mahasiswa dan pelajar, lho. Serumah.com juga termasuk situs yang sangat mudah diakses, baik melalui PC ataupun ponsel. Baik dari kuota beli, wifi gratisan atau thetering dari ponsel teman.

Pasti lebih asik jika sebelum menjadi anak rantau yang sesungguhnya, kita bisa melihat-lihat dulu tempat yang akan disewa.  Bisa membandingkan dahulu via online. Kan jadi bisa mengira-ngira budget yang harus dikeluarkan sebelum meninjau langsungke tempat tujuan. Jadi memiliki gambaran tempat yang akan ditinggali di tanah rantau.

Lalu bagaimana cara penyedia dan pencari kamar sewa (kos-kosan atau kontrakan) berjumpa di serumah.com ini, Fah?

Gampang! Pada halaman utama website serumah.com, kita akan langsung dipertemukan pada tiga menu utama yang simple dan tidak menggalaukan. Selayaknya friendzone kita, yang dari dulu gini-gini aja. Huh!

Pertama, Pemilik Properti

Menu ini tentunya untuk para ibu kos, bapak kontrakan atau pemilik rumah yang akan berniat menyewakan. Sebagai pelaku usaha perkos-kosan yang kece, mereka dapat mengiklankan kamar sewa secara gratis di website serumah.com. Iya gaes, gretongan tanpa pungutan jatah preman ataupun pajak mantan. Asik to?

Lebih mudah bikin akun serumah.com ketimbang move on kok!

Cuma moda wifi gatis atau kuota internet promo, kita tinggal mendaftarkan diri dengan cara membuat akun pada website serumah.com. Buatnya juga gampang, bahkan lebih susah mengiklashkan mantan yang udah punya pacar baru kok. Tingggal Isi data selengkap-lengkapnya, agar calon penyewa percaya kalau kos-kosanmu trusted, kamera ponsel untuk memfoto penampakan kamar kos-kosan, sebelum nantinya diunggah dan duduk ongkang-ongkang. Anak-anak mahasiswa baru tuna kos-kosan pun akan mengampiri. Cakep!

Kedua, Pencari Properti

Jodohnya si pemilik tempat sewa, tentunya pencari tempat sewa. Kalau jodohnya anak Ibumu, ya aku. Cia…cia…cia! Sebagai mahasiswa, calon mahasiswa, siswa, karyawan, pekerja, perantau, jomblo, apapunlah yang intinya mau cari tempat tinggal sewa yang sesuai dengan budget dan lokasi di serumah.com juga bisa. Bisa bangettt!

Yo, dipih… dipilih… dipilih!

Langsung lihat lihat saja penampakan properti sewa yang diinginkan. Apakah sreg dengan hati? Apakah sesuai keinginan? Apakah sesuai dengan kriteria lokasi? Apakah anak ibukosnya cantik dan bisa digebet? Piye, saru kan! Eh, seru kan!

Tiga, Pencari Roommate

Ini nih yang bikin serumah.com spesial. Kita tidak hanya dipertemukan oleh penyedia dan pencari tempat sewa saja. Kita juga bisa dipertemukan pada jodoh. Iya, jodoh untuk tinggal bersama maksudnya mblo. Tentu ini khusus calon penyewa yang ingin berbagi biaya tempat tinggal dengan orang lain, ya. Kan enak tuh bisa sharing budget dengan sesama perantau. Bisa lebih hemat. Hitung-hitung biar gak kerasa jones bangetlah, ada teman nyeduh indomie di akhir bulan, ada teman nggalau pas malem minggu. Gimana, syahdu to? Daripada merantau sendiri, tinggal juga sendiri, ketemu malakiat Rakib-Atid juga sendiri kan syedihhh.

Istilah housematte, roommate, kostmate, flatmatte, Jammet atau lipstick matte ini mulai populer di daerah kota seperti Jakarta lho. Dengan cara ini, mahalnya biaya sewa tempat tinggal di daerah kota-kota besar tentu bisa ditekan. Lumayan kan sisanya bisa ditabung untuk biaya pesta pernikahan dan biaya hidup masa depan, cie…cie!

Kllik, dan kita jodoh deh :)

Kita tinggal pilah-pilih saja orang yang sesuai kriteria teman setempat tinggal pada menu mencari teman sekamar. Kalau memang sudah klik, tinggal hubungi saja deh. Terdapat juga opsi orang yang mencari penyewa. Klik dan lihat profil pemilik properti yang mengiklankan properti mereka deh. Beneran gak sih tipe ibu kos-kosan yang punya anak gadis cantik? Muehehe.

Oh ya satu lagi, serumah.com juga tidak tersentral pada kelompok dan golongan tertentu. Istilahnya, keadilan sosoial bagi seluruh rakyat Indonesia gitu. Bebas untuk semua penyewa dan penyedia sewa tempat tinggal yang mau. Serumah.com sangat memfasilitasi, terutama kalangan mahasiswa dan profesional muda yang baru memulai debutnya mengais rejeki halal, tentu ini sangat bermanfaat untuk memilih harga sewa tempat tinggal nyaman, terjangkau dan yang sesuai.

Sayangnya, serumah.com masih belum populer di daerah tempat ngekos saya, di Lampung. Jadi jika kalian mahasiswa Universitas Lampung, sabar dulu ya cari jodohnya roommattenya. Atau kalian malah yang punya kos-kosan, iklanin aja di serumah.com mumpung masih gratis nih. Atau malah kalian berniat merantau ke Jakarta dan kota-kota besar lainnya, gampang croschek dulu aja di website serumah.com. Semoga anak ibu kos bisa digebet yah!

Sekian dari saya, bye-bye :/

26 komentar:

  1. Kalo di pikir-pikir kayaknya tipe kosanku bukan kos-kosan borjuis bukan juga kos-kosan bekas kamar anak pemilik rumah.

    Tapi mau bagaimanapun bentuk kosanya, ane lebih milih yang nyaman.
    cenderung sepi.
    karna ane orangnya gampang baget terganggu :(.

    kayaknya serumah.com bisa jadi solusi juga tuh ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah setuju itu leon, aku juga suka yg koskosan seperti itu, yang sepi dan sangat menjunjung tinggi privasi. Itu udah nyaman baget buat aku. Coba aja lihat lihat dulu, mungkin bisa nemu koskosan yang pas

      Hapus
  2. Iya sih sekarang kosan dg fasilitas wah cukup menggiurkan, tapi sayang aja. Tempat tinggal sementara gausah mewah2 lah. Aku aja ini ngekos sekamar berdua, biar irit. Untung masih bisa dapet di perumahan rada wah, kalo orang2 liat pertama mikirnya pasti mahal, padahal engga.
    Itu website khusus yang cari kosan di daerah lampung aja ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bener itu muthi, aku juga berpikir serupa. Yang penting tuh nyaman. Tapi kalo aku gak suka sharing kamar, jadi lebih suka kos sendiri hehehe

      Enggak serumah.com ini bisa diseluruh daerah, terutama kota kota besar

      Hapus
  3. Setuju banget, Serumah.com bisa bantu banyak Hal. Gue juga sering mengalami temen-temen suka galau susah nemuin Kostan gitu.

    Mudah-mudahan gue saranan ke Serumah.com dianya bisa jadi lebih mudah. Makasih lho, infonya. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya bang, coba searc di serumah.com aja dulu, siapa tahu bisa menjawab kegalauan mencsri koskosan idaman

      Hapus
  4. Serumah memang pas si untuk mencari kosan maupun teman sekamar. kalo cari teman kos memang kadang cocok2an, nah serumah ini bisa membantu ya mempertemukan teman kost jadi nambah teman baru

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mas hanan, ada profil rommatenya juga tuh. Lumayan buat gambaran kira2 calon teman sekamarnya itu seperti apa

      Hapus
  5. semoga semakin banyak situs serupa, jadi bisa membantu banyak orang yg kebingungan, khusunya maba pas nyari kost2an, kek gue dulu, eheheh

    BalasHapus
  6. Keren nih situsnya. Tapi ya musti pemilik kostnya iklanin kostnya. Jadi pemilik kost ya musti melek teknologi nih buat tau situs ini. Hmmm andaikan teknologi lebih maju, jadi tiap ada kostan baru berdiri lgsg terdata pasti lebih mudah wkwk

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mas Joga,
      Aku Soraya dari Tim Serumah.
      Tentunya kamu sebagai penyewa bisa juga loh mengiklankan sendiri kamar kost kamu. Jadi gak harus pemilik kost namun dengan catatan kamu udah meminta izin ke pemilik kost.
      Atau kalau kamu mau cari teman sekamar buat patungan kost dan mengiklankan kamar kost kamu, juga bisa di Serumah :)

      Hapus
    2. udah dijelasin Mbak Soraya yah :)

      Hapus
  7. Apakah semua (calon) anak kos membutuhkan kos-kosan dengan fasilitas superlengkap, yang berharga tidak murah itu?

    gue rasa pertanyaan ini pasti akan punay jwabab berbeda dari setiap orang sih hehe,,,kalau gue nyari kost pasti kudu ada dapur dan kostnya sudah isian lengkap, kenapa? untuk memudahkan aktifitas gue sehari hari...kaerena dulu pernah ngekost yang engga ada dapurnya, alahasil gue boros karena jajan diluar terus, tapi itu website bagus juga pas gue liat ya,,,bisa memfasilitasi para pencari kost

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya bener banget itu res. gak semua orang sama kebutuhannya. untuk itulah serumah.com hadir

      Hapus
  8. ternyata asik juga yaa bisa survey kos-kosan gitu, jadi bisa tahu model-model kos-kosan itu kayak apa aja hehe.

    kalau menurutku sih pilih kos-kosan yaa sesuaiin buat kebutuhan aja, dan kalau bisa ya jangan terlalu mahal. apalagi koskosan yang buat anak kuliahan, mending pilih yang sederhana aja.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya zam bener itu, yang biasa ajalah, yang penting nyaman. Hatipun riang.

      Hapus
  9. Menurut gue ada juga kost2 an yang sederhana tapi berasa wah kalau masuk. karena yang nge-kost disana emang disiplin buat membersihkan keadaan kostnya. dan ada juga kost2 an yang bagus tapi di dalamnya bikin gak betah. Intinya sih anak kost aja yang disiplin untuk menjaga kebersian hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oke, emang kos kosan kalo bersih itu membetahkan. Apalagi plus fasilitas lengkap wihhh

      Hapus
  10. DEG!!! baca ini saya baru ingat harus nulis ke kek gini juga karena udah janji. 🙀

    *Brb nulis*

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh jadi gitu bang eric, laki laki semudah itu melupakan janji pppffttt

      Hapus
  11. Wah, aku baru tau ada website yang sangat membantu kayak serumah, com ini ya..bisa anget tuh buat cari roommate biar nggak salah pilih..kan serem. tapi bisa cari soulmate juga ngga? (oke, abaikan)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo yg cari soulmate belum ada mbak, mungkin bentat lagi menyusul hehr
      Iya, silakan dicoba siapa tahu dapet rommate yg cucok

      Hapus
  12. jadi inget dulu ngekos waktu kuliah. teman sekamar saya udah beberapa kali ganti, saya masih setia di kamar itu :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah mbak santi tipe orang yang setia berati. Cie cie :D

      Hapus
  13. Milih temen kamar emang susah-susah gampang ya..

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung, silakan berkomentar.
Semua komentar akan mendapatkan feedback, berupa blogwalking.
Dan, pulsanya sekalian Kak?