Mengatasi Anyang-Anyangan yang Bikin Tidak Nyaman dengan Uri-cran


"Sakit itu gak ada yang enak, sekecil dan sesederhana apapun penyakitnya"--Owner Mantuidaman Blog (22 Tahun)

Ini quotes dari aku sendiri. Dari pengalaman aku sendiri. Sebab sudah berpengalaman. Kalo namanya lagi sakit, ya rasanya sakit. Sesederhana apapun penyakitnya pokoknya ya sakit. Mau makan makanan favorit, rasanya hambar. Tidur dikasur super empuk, rasanya gak nyaman. Mau beraktifitas, jadi gak fokus. Pokoknya serba gak enak lah!

Sebab aku tipe orang yang supersensitif. Gampang banget merasa gak nyaman. Dikit-dikit merasa risi. Dan paling gak bisa kalo disuruh nahan rasa sakit, sekecil apapun itu. Salah satu contoh sederhananya adalah saat lagi sakit anyang-anyangan.

Mau dibilang lagi sakit. Tapi, kok ya terkesan berlebihan. Mau dibilang sehat tapi kok ya emang kenyataannya kesehatan lagi bermasalah. Tau deh!

Kamu tau kan apa itu anyang-anyangan? 

Anyang-anyangan versi aku nih, yaitu hasrat yang melebay untuk buang air kecil (BAK). Sehingga kita merasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya. Tapi saat kita BAK urin yang keluar itu sangat sedikit malah bahkan tidak keluar sama-sekali. Itukan ngeselin ya, berasa lagi di-PHP-in. Dan lagi, itu terjadi berulang-ulang tanpa jeda sehingga tak jarang bikin perihi dan sakit buang air kecil. Selain bikin capek juga lama-kelamaan dan bikin pinggang ini nyeri.

Kamu ngerasa gitu juga gak sih, kalau lagi dilanda anyang-anyangan?

Aku biasanya akan mengalami anyang-anyangan terparah itu kalau lagi insom alias gak bisa tidur sampe jelang subuh dan seharian kurang minum air putih. Sama kalau lagi musim hujan, sebab rumahku berada di dataran tinggi kali ya, jadi kalau malam cuacanya dingin plus lagi musim hujan, makin menjadi-jadi deh itu si anyang-anyangan.

Berasa tersugesti buat BAK aja terus. KZL!

Sebenarnya, apasih penyebab utama anyang-anyangan itu sendiri?

Konon ada banyak faktor yang bisa bikin seorang wanita itu terkena penyakit anyang-anyangan selain jenis kelamin tentunya. Misal:

1. Mengidap penyakit tertentu

Orang yang mengidap gangguan prostat, penyakit diabetes, alergi, memiliki kelainan uretra lebih pendek, hingga dehidrasi akan lebih mudah terkena penyakit anyang-anyangan ini. Serem juga ya, penyebab kenapa si anyang-anyangan ini hadir. berarti tidak boleh disepelekan dong.

2. Sering menahan pipis

Nah ini aku banget. Aku punya kebiasaan dari jaman kecil sebelum bobo itu kudu pipis dan terbawa sampai setua ini loh. Tapi ya, kadang-kadang kalau pulang beraktifitas udah kemaleman, dan udah kecapekan akut, aku mengabaikan kebiasaan ini dan langsung memilih ganti baju dan tidur. Masabodo dengan kebelet pipis. Selama masih memungkinkan untuk ditahan, pasti kutahan.

Dan kebiasaan tahan menahan pipis ini akan berlanjut kalau misal lagi bepergian dan naik kendaraan jauh yang mana jarang ada toilet. Giliran nemu toilet umum pasti jorok. Jadi mending nahan BAK deh. Terus pas nonton bioskop dengan alasan tanggung. Duh banyak alasan banget ya aku ini Haha!

Padahal ini kan kalau jadi kebiasaan bisa bikin kita kena infeksi saluran kemih. Oke-oke alasan ini harus dikurangi.

3. Kurang menjaga kebersihan

Entahlah, aku merasa selalu rutin mengganti underwear, dan mengganti pembalut setiap merasa penuh saat menstruasi. Sekali lagi, sebab aku orangnya risihan. Wong kalau undewear lembab selepas BAK aja aku merasa risi, gak nyaman banget dan harus ganti je.

Kadang aku malah merasa terlampau rajin membasuh si Miss. Khawatir juga sih, kalau-kalau bakteri baik di sana turut mati. Terus digantikan bakteri jaha. Kok ngeri!

4. Hamil dan efek samping KB

Ini wajar bangetlah ya, secara kan kalau buibu hamil semakin tua usia kehamilan si kantung kemih akan semakin tertekan oleh janinnya. Jadi membuat hasrat si ibu untuk berkemih semakin tinggi, padahal urin di dalam kantung kemih baru sedikit.

Dan konon KB yang digunakan buibu juga berpengaruh lho. Apalagi kalau KB spiral yang dimasukan ke rahim itu. Tapi sebab aku gadis muda nan jomblo bahagia, jadi alasan ini aman lah ya Haha!

5. Pemakaian Kateter

Duh aku ngebayanginnya aja udah ngilu. Sebab aku pernah tuh mendampingi ibuku yang lagi sakit di rumah sakit dan harus dipasangin kateter. Itu lho semacam selang kecil yang di pasang pada saluran kencing agar memudahkan pasien rumah sakit untuk BAK, terutama pasien yang habis operasi.

Karena bentuknya selang yang dimaksukan ke saluran kencing otomatis bakteri yang seharusnya terbuang, lama-kelamaan jadi berkemungkinan untuk naik ke kantong kemih. Dan itu juga bisa berakibat si anyang-anyangan nyebelin ini muncul. Huh!

Lalu, Bagaimana sih cara mengobati atau mencegah anyang-anyangan itu sendiri?

Ya, meskipun kamu bukan tipikal orang supersensitif macam aku, tapi harus diingat bahwa anyang-anyangan yang terlalu lama diabaikan itu bisa berisiko menjadi penyakit serius salah satunya  kerusakan serius pada ginjal dan infeksi serius pada saluran kemih.

Gak mau kan penyakitan begitu. Makanya kita kudu mengatasi si anyang-anyangan itu yakni dengan cara:

1. Perbanyak konsumsi air putih

Ini sudah jelas ya, air putih itukan memang sangat banyak manfaatnya bagi kesehatan. Semakin banyak meminum air putih berarti semakin ringan kerja ginjal karena darah tidak terlampau pekat, dan air putih dalam darah yang tersaring ke ginjal akan melewati saluran kencing sehingga secara otomatis bakteri yang membuat kita anyang-anyangan itu juga terdorong keluar bersama urin.

Dengan meminum banyak air putih ini tidak hanya akan terhindar dari anyang-anyangan tapi sangat baik juga untuk kesehatan ginjal yang pekerjaannya amat berat yakni menyaring darah agar tetap bersih. Wah sip banget.

2. Mendengarkan suara gemercik air

Terdengar tidak masuk akal ya. Tapi bisa kamu coba buktikan lho kalau gak percaya. Ya gitulah the power of psikologis. kadang memang yang bikin kita merasa ingin terus menerus buang air kecil adalah pikiran-pikiran gak jelas diri sendiri. Ya gak?

Padahal sebenernya gak ada apapun yang ingin dikeluarkan oleh si kantung kemih. Kamu bisa coba cara ini dengan pergi ke sumber air terdekat, alisa kamar mandi kemudian buka krannya kecil saja, lalu dengarkan alunan nada yang keluar dari tetesan-tetesan air sembari menghelai napas. ini juga bisa menjadi ajang untuk kamu menenangkan pikiran sih.

3. Minum minuman bersoda

Kadang kalau anyang-anyangan itu hadir saat sedang dalam perjalanan jauh susah juga ya, kan mustahil sebentar-bentar harus berhenti untuk cari toilet. Kalau memilih minum air putih banyak-banyak tambah riskan lagi. Maka cara ini amat cocok diterapkan. Saat kamu merasa urin yang kamu keluarkan tidak abis keluar semuanya akibat menahan pipis.

Maka minumlah minuman bersoda. Niscaya pipis yang berasa masih mengganjal itu segera bablas deh. Cukup simpel kan.

4. Mengoleskan balsem ke Pusar

Apalagi ini? Kenapa caranya gokil-gokil begini!

Konon saat kita mengoleskan balsem ke area pusar. Maka timbul efek panas dan itu ampuh untuk menghalau sugesti ingin buang air kecil. Tapi kalau efek panasnya sudah hilang niscaya rasa ingin buang air kecil itu akan muncul lagi. Dan kamu bisa mulai mengoles balsem lagi ke daerah pusar begitu terus berulang-ulang sampai bosan.

Tapi akusih males pakai cara ini, sebab gak tahan sama efek panas yang ditimbulkan dari si balsem. Haha!

5. Minum air jeruk nipis hangat

Saat si anyang-anyangan melanda kamu bisa campurkan perasan air jeruk nipis ke gelas berisi air hangat. Sebelum diminum bisa juga ditambahkan gula putih agar rasanya tidak terlalu asam. Tapi saya tidak akan menyarankan cara ini, sebab tergolong cukup ribet apalagi kalau kamu tipe anak kos macam aku, harus nyari-nyari si jeruk nipis dulu dong.

Udah keburu gak tahan pengen pipis lagi. Ditambah kalau kamu punya masalah dengan lambung misal penyakit maag. Salah-salah bukannya menyembuhkan penyakit malah menambah penyakit sebab asam lambungmu naik. Repot deh.

6. Minum ekstrak buah Cranberry Prive Uri-cran

Kalau segala cara yang aku paparkan di atas masih gak sreg untuk kamu terapkan, maka cara terakhir inilah yang terbaik, mudah dan sederhana untuk mengatasi penyakit yang sebenarnya cukup sepele ini. Ya, minumnekstrak buah cranberry yang sudah ada dalam bentuk kemasan prive uri-cran.


Prive uri-cran merupakan ekstrak buah cranberry. Buah cranberry sendiri merupakan jenis tanaman berry yang masih bersaudara dengan blueberry namun tumbuh liar. Memiliki warna merah tua saat buahnya sudah masak dan berasa asam. Menurut penelitian buah cranberry ini memiliki kandungan proanthocyanidin yang ampuh untuk menghambat pelekatan bakteri E-Coli pada saluran kemih. Si E-Coli nakal inilah yang suka bikin kita anyang-anyangan jika menginfeksi saluran kencing.

Selain kandungan zat pro-apalah-apalah yang sulit disebut itu, buah cranberry juga mengandung vitamin, serat buah alami, dan antioksidan yang tinggi. Di samping itu juga terdapat senyawa kimia seperti fitokimia, peonindin, flavonoid antosianidin, quercetin dan masih banyak lagi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh dan semakin sulit disebut pula.


Cara mengkonsumsi Prive Uri-cran

Produk Prive Uri-crane yang diproduksi oleh PT. Combiphar ini dikemas dalam bentuk kapsul dan powder sachet. Kalau saya lebih suka yang powder sebab lebih enak. Cara mengkonsumsinya sangat mudah, yaitu cukup dibuka kemasannya lalu dituang ke dalam gelas. Kemudian ditambahkan dengan air dingin secukupnya (100-150 ml). Tinggal diaduk dan siap dikonsumsi deh.


Rasanya agak asam, tidak terlalu manis dan segar. Aku biasanya mengkonsumsi prive uri-cran ini dengan air dingin karena kesegarannya berasa lebih nendang. Selain bisa untuk mengobati anyang-anyangan ekstrak cranberry ini juga bisa dijadikan minuman segar yang enak. Aku juga biasanya mengkonsumsi uri-cran cukup satu sachet perhari untuk mencukupi kebutuhan vitamin C dan suplemen makanan. Juga untuk mendapatkan manfaatnya dengan maksimal.

Manfaat Rutin Mengkonsumsi Ekstrak Buah Cranberry

Seperti yang aku paparkan di atas, bahwa buah cranberry ini memiliki segudang manfaat untuk tubuh, Namun karena tumbuhan ini sulit diperoleh dan tidak dijual di pasaran, maka kita bisa memperoleh manfaatnya dengan simple karena sudah diekstrak dan di kemas oleh prive uri-cran. Beberapa manfaat yang bisa kita peroleh di antaranya:

1. Ekstrak buah cranberry bermanfaat dalam mencegah dan mengobati infeksi saluran kemih baik untuk laki-laki maupun wanita. Ini sudah jelas ya.

2. Kandungan antioksidan proanthocyanidins dapat menghalau dan mecegah bakteri E-Coli dan bakteri lain kembali bersarang pada saluran kemih kita.

3. Cranberry mengandung flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin yang dapat berperan melawan pertumbuhan sel kanker pada tubuh sejak dini.

4. Cranberry juga di sisi lain dapat berperan menjaga kesehatan jantung, mencegah penyakit jantung, kanker dan diabetes.

Wah si kecil cranberry ini ternyata kecil-kecil manfaatnya mentes juga ya.



Oke, aku rasa sekian dulu crita tentang si buag cranberry yang kaya manfaat ini. Dengan mengkonsumsi prive uri-crane dan diimbangi pola hidup sehat serta makan makanan sehat tentu masalah anyang-anyangan yang sepele ini tidak akan menjadi momok yang menyebalkan lagi. Tentu saja lebih baik kita mencegah ketimbang terlanjur parah hanya sebab hal kecil yang disepelekan seperti ini.

Memang sebagai manusia yang penuh dengan kekurangan kita sering "Menggampangkan dan mengesampingkan hal-hal yang sederhana. Salah satunya penyakit sederhana anyang-anyangan ini"

Padahal kalau sampai melebar ke mana-mana yang repot tentu saja kita. Aktifitas tersendat, mengeluarkan banyak biaya untuk ke dokter dan jadi kurang produktif. Jangan sampai deh, hal serupa terjadi pada kita ya.

Oke, semoga bermanfaat.


Salam sayang dari calon Mantu Idaman,



No comments:

Post a Comment

Terimakasih sudah berkunjung, silakan berkomentar.
Semua komentar akan mendapatkan feedback, berupa blogwalking.
Dan, pulsanya sekalian Kak?