Day 2: Apa Tema Blog yang Saya Sukai

#BPN30DayChallenge2018


Jujur untuk tantangan hari ke 2 #BPN30DayChallenge2018 ini saya agak sulit memahami. Apakah tema yang dimaksud ini template untuk blog ataukah tema untuk tulisan blog (niche). Tapi marilah kita artikan lebih kepada kemungkinan ke dua.

Jadi begini, saya mulai benar-benar menulis blog di awal-awal tahun 2014. Ketika Personal Blogger sedang jaya-jayanya. Bahkan grup komunitas blogger pertama yang saya ikuti adalah grup Personal Blogger: Blogger Energy.

Kala itu saya kepikiran untuk ikutan ngeblog juga sebab sering mendapati tulisan Mas Alitt Susanto dan sekali Bang Edotz Herjunotz nangkring di Hot Thread Kaskus. Jaman itu saya update berita apa-apa lewat kaskus.

Dan baru benar-benar take action bikin blog saat membaca tulisan Mochamad Takdis yang nangkring di HT. Saya ingat betul judul artikelnya n'Harus Berani Traveling Sendiri' Kenapa dari kaskuser malah kepikiran jadi blogger? Sebab di thread-thread mereka menyisipkan link ke personal blog mereka.

Saya suka sekali dengan style menulis mereka. Terutama Alitt Susanto yang saja jadikan kiblat ngeblog. Bahasa ringan, penututran lugas dan jelas, kocak namun ada sesuatu semacam moral value, dan yang terpentig ceritanya sederhana seputar kehidupan sehari-hari.

Belum lagi di periode itu, buku-buku yang nangkring di best seller memang rata-rata buku personal literature macem skripshit, relationshit, ngenest, laki-laki gagal gaul, ngeri-ngeri sedap dan banyak judul yang saya udah lupa. Pokoknya intinya buku-buku komedi perlit yang ringan.

Lalu kemudian setelah ngeblog, ikitan blogwalking, bertegur sapa sesama personal blogger, saya kenal dengan blogger-blogger keren macem Agus Mulyadi, Ahmad Mudzofar, Kevin Anggara, Bena Kribo, Haris Firmansyah, Trinity Traveler, Mawi Mblusuk, Cumi Lebay, Pratiwi Hamdhana dan lain-lain. Iya, saya kenal mereka tapi mereka gak kenal saya hahaha! 

Tulisan-tulisan mereka itulah yang bikin saya semangat untuk ikutan nulis-nulis cerita sehari-hari yang dibumbui sedikit komedi, meskipun seringnya jadi garing. Masa itu titik awal saya kerajingan membaca dan membeli buku di gramedia.

Belajar teknik menulis, mempelajari EYD, hingga bagaimana menulis yang mengalir dan bercerita.

Jadi, pertanyaan Apa Tema Blog yang Saya Suka?


Sudah jelas ya, saya suka tema personal alias tema lifestyle. Itupun saya cantumkan di laman pperkenalan.

tapi belakang ini, tulisan cerita personal-personal itu sudah saya arsipkan untuk pribadi. Karena saya beranggapan tulisan-tulisan itu telalu mengekspos privasi saya. Dan saya cukup risi menampilkannya.

Kendati demikan, saya tetap sesekali curcol di beberapa postingan yang sengaja saya selipkan tersirat. Saya tetap membahas seputar kehidupan sehari-hari saya.

Dan FYI aja, saya berani traveling sendiri ke beberapa tempat sebab kerajinan membaca tulisan traveler blogger terutama Trinity Traveler dan Whateverbackpacker. See, betapa kekuatan sebuah tulisan mampu memengaruhi gadis secupu saya haha.

Nah gara-gara itu saya jadi punya cukup banyak stok foto-foto tempat wisata yang sebenarnya bisa ditransformasikan menjadi tulisan traveling. Tapi saya kadang belum cukup pede dan belum mampu menghilangkan rasa malas untuk menuliskannya.

Cita-cita terpendam saya itu, menjadikan blog personal ini menjadi blog traveling. Mengarsipkan cerita jalan-jalan saya di sini. Yahh, semoga tahun 2019 terealisasi haha.

Oh ya, ada hal yang saya kangenin dari kebiasaaan ngeblog saya yang dulu. Yaitu dulu saya ngeblog rela menyisihkan uang jajan untuk membeli domain bukan karena alasan apa-apa. Hanya sesederhana biar rumah maya saya tampak keren dengan embel-embel DotCom.

Boro-boro kepikiran biar bisa dapet job blogger, ngeblog itu ternyata bisa dapet duit aja saya gak tahu. Dulu itu saya ngeblog hanya untuk senang-senang saja. Untuk bercerita unfaedah yang membikin hati bahagia.

Berbeda sekali dengan saya yang sekarang, yang malas menulis blog. Yang terpaksa menulis itupun karena ada job hahaha. Kalau gak ada job gak nulis deh. Entahlah, saya merasa esensi ngeblog fun pada diri sendiri luntur aja gitu.

Nah, alasan itu juga yang mendasari saya bertekad untuk ikut tantangan ini dan berkomitmen menyelesaikannya. Kalau kamu gimana? Tema ngeblog apa yang kamu suka, ayo share di kolom komentar yaaa!



Salam sayang,







Tulisan ini disertakan dalam BPN 30 Day Blog Challenge #BloggerPerempuan #BPN30DayChallenge2018

12 komentar:

  1. Sama mba, aku akhir-akhir ini agak risih menulis terlalu banyak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Keep aja mba yg bikin risi itu. Tulis yg happy2 ajah 😀

      Hapus
  2. Mudah-mudahan dengan adanya challenge ini bisa mengembalikan semangat nulis dan ngeblog lagi ya, Mba (:

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah, sepakat mbak. Itu alasan utama aku ikut challchal ini. Semoga istiqomah ya mbak. Semangat

      Hapus
  3. Hahaha pertama kenal km juga dari BE ya dek. Penuh kenangan. Sekarang km makin sukses aja
    Apapun temanya penting baik isinya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak bener-bener. Mbak mei inget aku ternyata duhh haru 😂 jadi kangen suasana keluarga BE yang dulu 😥

      Hapus
  4. Menulis karena job, jadinya blog sudah kayak etalase ����

    BalasHapus
  5. ternyata kamu anak kaskus yhaaaa. banyak yang bikin ngikik disana, xixi. dulu sempet icip main disana bentaran. btw semoga challenge ini menjadikan kita blogger yang lebih berfaedah ~

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dulu sekalee mbak, tapi nulis di kaskus itu ribetmsenengnya viewernya pasti banyak dan renponsif banget kaskusernya jadi happy nulis di sana

      Hapus
  6. Membaca postingan ini, membuat saya merasa membaca pikiran saya sendiri. Sama. banget. di. setiap. kata. tak. ada. kecuali.

    BalasHapus

Terimakasih sudah berkunjung. Silakan Berkomentar agar saya dapat mengunjungi balik blog kamu. Mohon maaf jika mendapati komentar dimoderasi, mengingat maraknya spam yang nganu.