MASIGNCLEAN103

Semacam Resolusi: yang Disemogakan di Tahun 2021



Sepanjang tahun 2020, berbagai peristiwa datang dan pergi. Mulai dari turut menjadi korban PHK pandemi, tidak bisa mudik, harus pindah kost, hingga prahara mempertahankan relationship di tengah drama-drama aturan PSBB. 

Kadang masih sulit percaya, kalau kita semua sudah melewati jatuh-bangun bertahan hidup di tahun 2020 yang sulit. 

Mendadak sudah akhir tahun, tiba-tiba bulan sudah berganti tahun, kini saatnya kita move on dan menatap mentari hangat di tahun 2021 dengan penuh harap.

Saya jarang menarget diri untuk berubah, harus begini, jangan begitu. Saya tetaplah pribadi yang santai dan tetap let it flow saja. 

Namun, ada beberapa catatan serupa harapan untuk menuntun diri tetap melakukan hal baik dan mengurangi kebiasaan buruk. 

Berikut 5 resolusi, new year new me di tahun 2021 ini:

1. Lebih Sadar Asupan Nutrisi

Sejauh ini memang (alhamdulillah) hasil SWAB saya selalu negatif, bahkan saya masuk kategori orang yang jarang sakit. 

Tapi, ayolah! Menilik histori belanjaan di aplikasi pesan antar, itu bukanlah makan-makanan yang baik di konsumsi dalam jangka panjang. 

- Makan Sayuran Secara Teratur

Sebab itu saya perlu menaruh target lebih teratur makan sayur-mayur di posisi pertama. Mengikuti adeknya berupa buah-buahan sebagai pengganti makanan junk food. 

- Konsisten Masak Sendiri

Terpujilah wahai ibu kost yang sudah menyediakan dapur dan lemari pendingin di kost, sehingga kami para anak kost bisa simpan bahan makanan. 

Saat ini adalah waktu yang tepat untuk saya mulai masak-memasak menu sederhana nan sehat. Tujuan utama saya satu dulu, memiliki pola makan yang teratur saja. 

- Olahraga Lebih Sering 

Demi tujuan ini saya sampai rela beli sepeda, tapi belakangan ini cuaca Jakarta seolah mendukung saya untuk mager. 

Saya cuma bisa berdoa semoga sore ini gak hujan, biar saya bisa gowes tipis-tipis ke Johar Baru sembari hunting camilan dan buah di pasar. 

- Tidur Lebih Cepat dan Berkualitas

Saya sadar, kebiasaan tidur larut malam yang udah membudaya dari ribuan hari silam selalu sukses bikin saya sering cemas, baperan, senggol bacok, dan susah fokus. 

Sebab itu di resolusi nomer satu ini saya ingin sekali memberi kesempatan buat tubuh saya untuk beristirahat lebih baik dan berkualitas. 

Saya punya harapan besar, dengan sedikit perubahan pola hidup ini, saya bisa rutin donor darah lagi seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Di sisi lain saya juga sadar diri tidak mungkin punya stamina prima seperti tahun ini. Tahun berganti dan usia saya akan terus menua, renta dan lebih mudah terserang penyakit, sebelum itu terjadi saya harus mengantisipasinya mulai dari sekarang. 

Buat kamu yang terlanjur sakit saat ini, masih belum terlambat untuk memperbaiki kualitas hidup, karena informasi mengenai pelayanan kesehatan di Malaysia serta daftar Rumah Sakit di Malaysia saat ini sangat mudah diakses melalui website Medical Tourism Malaysia.

2. Stop Menunda Pekerjaan! 

Ini salah satu kebiasaan buruk yang saya sadari. Saya itu anaknya deadliners banget. Sugesti saya sangat tinggi untuk mengerjakan sesuatu mepet deadline. 

Diperparah dengan keinginan kuat untuk bersantai dan melakukan sesuatu yang menyenangkan dahulu, ketimbang daripada bekerja keras.

Ya, kita semua tahu ini hambatan terbesar yang membuat kebanyakan orang tidak dapat mencapai tujuan. 

- Menghasilkan Lebih Banyak Uang

Ini penting karena masalah menunda pekerjaan ini berkaitan dengan pundi-pundi rupiah. 

Saya tidak munafik, sebagai manusia saya punya ambisi dan keyakinan bisa memperoleh pendapatan lebih banyak dari yang saat ini masuk ke rekening. 

Kenapa tidak? Saya saat ini ada pada usia yang lagi produktif-produktifnya. Bersamaan dengan banyaknya keinginan yang muncul, salah satunya menaikan taraf hidup. 

Saya yakin, untuk menyeimbangkan pengeluaran dan tabungan, saya bisa menaikkan pendapatan. 

3. Membuat Anggaran yang Lebih Baik

Anggap saja ini bentuk latihan sebelum menjadi bundahara keluarga kelak. Di sisi lain, ini juga akan menjadi memulai kebiasaan baik dalam mengelola pendapatan. 

Awal tahun benar-benar waktu yang cocok untuk mengimplementasikan garis besar anggaran yang sesuai dengan penghasilan yang sudah saya susun jauh-jauh hari lalu. 

Saat ini saya tinggal banyak-banyak istigfar, menahan diri dari godan belanja barangbgak penting dan disiplin saja mengikuti alurnya, semoga saya cukup konsisten. 

- Fokus Menabung dan Investasi

Sejauh ini saya masih belum dapat jenis investasi yang sesuai. Maka kita menabung dahulu saja, demi kondisi keuangan pribadi yanh sehat di kemudian hari. 

Saya terus mengupayakan pengeluarannyang terkontrol, dan tabungan yang terus bertambah meski sedikit demi sedikit. 

Saya masih cukup muda dan belum berkeluarga, tidak banyak pengeluaran yang bersifat urgent. Maka ini waktu yang ideal untuk menimbun harta, bukan? 

4. Membaca Lebih Banyak Variasi Buku

Selama ini saya hanya membaca buku-buku yang menarik atau yang saya suka saja. Tapi tahun ini saya ingin sesuatu yang berbeda. 

Saya ingin lebih banyak belajar ilmu-ilmu baru yang mungkin sebelumnya tidak saya ketahui sama sekali. Bahkan saya sudah melakukan listing buku-buku yang harus saya baca. 

- Mengurang Waktu Streaming 

Ini demi mengurangi waktu saya Untuk streaming video-video unfaedah di youtube dan sejenisnya.

Beberapa tahun lalu saya berhasil sembuh dari kecanduan drama korea. Dan benar-benar tidak kambuhan lagi. 

Sekarang saatnya mengurangi jam streaming film di netflix, disney + hotstar, wetv dan saudara-saudaranya. Sebagai gantinya saya akan gunakan waktu luang itu untuk membaca. 

- Belajar Bahasa Asing

Awal tahun ini sertifikat toefl saya kadaluarsa sudah, tapi saya gak punya cukup keberanian untuk ikut test lagi. 

Ini sebab sudah lama sekali saya tidak belajar dan membiasakan diri mengerjakan soal test toefl. Kemampuan bahasa inggris saya pasti merosot tajam deh. 

Sebelum terlambat, saya rasa ini waktu yang tepat untuk kembali belajar bahasa asing. 

5.Traveling ke Destinasi Impian

Dengan disuntikkannya vaksin covid-19 tahap pertama kepada orang-orang terpilih, saya optimis bisa jalan-jalan lagi. Kangen sekali gendong ransel ke tempat yang sama sekali belum pernah saya datangi. 

- Bertemu dengan Orang Baru

Sebagai seorang ekstroverd saya selalu excited dengan pengalaman baru dan kesempatan bertemu orang-orang baru. 

Selama ini sudah cukup sabar menahan-nahan diri untuk stay safe. Tetap di rumah aja. Mengikutibalur rutinitas WFH yang sangat membosankan dan bikin stressfull. 

Tahun 2021 saya harap bisa mengganti momen yang hilang untuk membangun pertemanan baru dan memperbaiki kesehatan mental dengan melakukan traveliing tipis-tipis.

Tidak perlu mentarget ke lokasi yang jauh-jauh, cukup di dalam neger saya asalkan fun dan mematuhi protokol kesehatan new normal.

Saya bahkan sudah mulai prepare voucher-voucher hotel jangka panjang dari sekarang.  

Nah, perubahan, sekecil apapun bentuknya selalu terasa berat untuk dijalani saat pertama kali. Tapi saya selalu percaya, dkalau kebiasaan buruk itu bisa dikikis sedikit demi sedikit. 

Kalau itu sudah dilakukan dab berlangsung terus menerus, maka kita sudah siap menjadi manusia yang lebih menghargai hidup dan mencapai level yang berikutnya.

Kalau kamu gimana, apa resolusimu di tahun 2021 ini? Ayo dong di-share, jangan cuma disimpan untuk diri sendiri saja, dengan ikutan campaign New Year New Me bareng @medtourismmy.id Yuk kita bagi inspirasi kepada lebih banyak orang untuk tetap semangat dan konsisten melakukan hal baik di tahun ini.


Salam sayang,

Latifah


Share This :
Latifah

Latifah Desti Lustikasari, akrab disapa Latifah, Tifa, Fah, atau Ay! Blogger dan Penulis asal Lampung ini masih bergelar 'Calon Mantu' kok. Merima paket martabak tiap malem minggu.

Terimakasih sudah berkunjung. Silakan Berkomentar agar saya dapat mengunjungi balik blog kamu. Mohon maaf jika mendapati komentar dimoderasi, mengingat maraknya spam yang nganu.